MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA MASA PANDEMI

 

                MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA MASA PANDEMI

  

https://asset.kompas.com/crops/dpJVmRD6tcMZLY64ZPIz7rbut_0=/124x39:1454x926/750x500/data/photo/2019/06/08/2375789836.jpg


 Sesuai yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, dituliskan bahwa salah satu tujuan negara kita Republik Indonesia ialah mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan demikian apabila tujuan tersebut tercapai, maka  yang diperoleh adalah insan-insan Indonesia yang cerdas. bangsa yang cerdas adalah bangsa yang melahirkan generasi anak bangsa yang mampu bersaing dengan negara lain.  

Sekolah merupakan tempat utama yang digunakan untuk membangun kembali generasi yang saat ini sedang dilanda penyebaran virus corona yang sangat berpengaruh terhadap kualitas pendidikan. Maju mundurnya bangsa tergantung bagaimana usaha  untuk melaksanakan pendidikan. Untuk itu sebagai penggerak pendidikan terutama seorang guru harus mempunyai komitmen dalam mewujudkan negara yang tetap cerdas dan berakhlak mulia saat ini dan tetap melakukan proses pembelajaran yang semakin kreatif dan inovatif. Proses pembelajaran  harus tetap berjalan walaupun saat ini harus di lakukan dari rumah secara daring .

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhzf9L2sgsixru_fpgPNygIqAz46FoXYJtvxWyOUT8neSIU7v8QU3Ko5pirDMgTiJ37nyHI5a1_zKWISEDjF3Wn2AmkF-BaA8URGyhqzBbfigPo-ABBxRm-APEAY7nvZMM7DUPWKVOaOswP/w320-h213/download+%252814%2529.jpg
Pembelajaran yang dilakukan di rumah merupakan cara mencegah penyebaran Covid-19 pada saat ini. Salah satu media yang dapat dipergunakan guru tersebut adalah gadget. Dengan benda elektronik ini guru dapat berkomunikasi dan berbagi informasi melalui internet dan aplikasi . Sebagai contoh, melalui grup Whatsapp kelas, guru dapat mendidik siswa dengan memberikan informasi-informasi tentang cara hidup bersih dan sehat yang dapat dilakukan siswa selama belajar mandiri di rumah,  Selain itu guru juga dapat memanfaatkan aplikasi lain seperti Google Classroom , Zoom meeting . Aplikasi ini menyerupai Whatsapp dan dapat dipergunakan sebagai kelas virtual pengganti kelas nyata secara tatap muka. Bedanya dengan Whatsapp, untuk mengakses Google Classroom dan Zoom meeting harus menggunakan akun email. Tanpa akun ini siswa tidak akan bisa mengikuti kelas yang dibuat guru dalam aplikasi ini .

Pembelajaran online yang seharusnya menjadi alternatif lain untuk meningkatkan kualitas dan kreativitas anak, bukan membebani anak dengan tugas yang bertumpuk. Beberapa faktor yang menyebabkan kurangnya efektivitas belajar online diantaranya:

1.   Sarana dan fasilitas pembelajaran seperti, smartphone dan kuota internet tidak semua memilikinya. Karena ekonomi masyarakat Indonesia masih terbilang rendah.

2. Ketersediaan jaringan disetiap daerah berbeda-beda. Banyak cerita siswa-siswi yang belajar dari atas rumah, di jalanan bahkan di pegunungan demi mengikuti pembelajaran, karena daerah mereka jauh dari jangkauan sinyal.

3.   Penguasaan teknologi yang masih rendah.

Dengan adanya belajar online ini, kesenjangan pendidikan dan ekonomi semakin terlihat bahwa pembangunan di Indonesia masih belum merata secara maksimal. Beda halnya dengan masyarakat menengah ke atas dan masyarakat perkotaan yang dengan mudah dapat mengakses internet.https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRE39glU2G7n2yqJR2Lqx2dIGg8Z8pigQk6qw&usqp=CAU

Semua ini hanya sebagian kecil contoh. Intinya meskipun tidak ada pembelajaran secara tatap muka, proses pendidikan harus berjalan meskipun di tengah wabah corona yang masih belum terselesaikan .

Virus Corona bukan halangan dalam proses pendidikan. Di mana pun guru dan siswa berada pendidikan harus dilaksanakan dengan berbagai macam cara. Guru harus tetap mencerdaskan kehidupan bangsa sekalipun di tengah wabah menghantam bangsa. 

Kondisi ini menjadi tantangan berat bangsa Indonesia untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai dengan  yang terkandung dalam Undang-Undang Dasar 1945. Maka dari itu agar pandemi cepat terselesaikan kita harus tetap menerapkan protokol kesetan yaitu dengan 3M 


https://ketanggung.ngawikab.id/wp-content/uploads/2020/10/IMG_20201017_055043.jpg


TERIMA KASIH 💓💓💙💙

Komentar